PENTING !!!

Beberapa artikel di dalam Blog saya sebagian saya ambil dari beberapa blog dan web yang Saya kunjungi...apabila ada pihak yang bersangkutan merasa keberatan atas di tayangkannya artikel tersebut di dalam blog saya harap mengirimkan email ke asya_rohm4il@yahoo.co.id agar nantinya saya bisa menghapus artikel tersebt... Terima Kasih...


Tambahan :

Di dalam Blog saya terdapat dua Istilah yang mungkin para pembaca merasa kebingungan dan merasa engga nyambung ko Judulnya ini isinya itu.. Untuk itu saya menjelaskan arti dari istilah2 yang saya tulis...


REHAT : Renungan Hati

KAMUS : Kata Mutiara Sederhana


Nah itulah arti dari istilah2 yang ada pada Blog saya semoga para pembaca tidak lagi salah paham..^^

Tampilkan postingan dengan label REHAT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label REHAT. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Desember 2011

PERCAKAPAN SOAL JIN : MENJAWAB FENOMENA DAN PEMAHAMAN KELIRU TERHADAP JIN


Melihat banyaknya fenomena kesurupan yang terjadi sekarang ini dan pemahaman masyarakat yang masih belum benar soal Jin sehingga Jin disembah-disembah dan ditakuti maka tulisan ini berusaha memberi pencerahan yang benar, semoga dapat memberi manfaat.

Amin : “ Min…kamu pernah melihat Jin…? “

Iman : “ Pernah…bahkan sampai sekarang aku mengumpulkan bukti bukti tentang Penampakan dan keberadaan mereka, sudah banyak tuh….”

Amin : ” Aku sih nggak percaya Jin bisa dilihat…”

Iman : “ Kalau aku sangat percaya soal keberadaan Jin dan Jin bisa dilihat bagi yang Visual cortex nya lebih baik atau bisa juga dibantu alat , sampai sekarang Penelitian soal itu masih berjalan terus di negara negara maju, dan membutuhkan Biaya yang besar juga peralatan yang mahal . Makanya banyak yang membuktikan Keberadaan mereka adalah para peneliti dari golongan non muslim”

Amin : “ Nggak mungkin itu….pernah baca Al Qur’an kan…?! “

Iman : “ Ya pernah lah…dan pasti akan aku baca dan kaji terus “

Amin : “ Di surat Al A’raf  27 kan disebutkan begini  Hai anak adam , janganlah sekali kali kamu Dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapakmu dari Surga , ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperhatikan kepada Keduanya auratnya . Sesungguhnya ia dan pengikut pengikutnya melihat kamu dari Dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya kami telah Menjadikan syaitan syaitan itu pemimpin pemimpin bagi orang orang yang tidak beriman .

Nah…disitu sudah jelas kan….?! … bahwa Jin tidak bisa dilihat….”

Iman : “ Di ayat itu disebutkan soal Jin nggak…? “

Amin : “ Nggak secara spesifik sih ….tapi maksudnya kan sudah jelas , bahwa yang dimaksud Disana adalah Jin…..maksud syaitan itu adalah Jin, jadi karena itu mereka tidak pernah bisa Dilihat . Jadi mereka itu semua berhalusinasi , termasuk kamu juga …”

Iman : “ He..he..he… jadi kamu anggap mereka yang melihat Jin itu berhalusinasi yaa…?! “

Amin : “ Ya iyalah…buktinya aku juga belum pernah melihat Jin , aku sih lebih percaya Al Qur’an Daripada orang yang kamu katakan para peneliti itu , apalagi mereka itu tadi kamu bilang Non muslim…wahhh…aku lebih nggak percaya lagi….mereka pasti mau menyesatkan Kita dengan informasi informasi yang ngaco belo. Kamu harus segera sadar , kalau nggak Kamu bisa makin sesat….”

Iman : “ He..he..he.. Oke deh….kalau gitu mari kita bahas….kamu pernah baca surat An Nas….? “

Amin : “ Ya pernah lah…hapal lagi…nih..1. Katakanlah : Aku berlindung kepada Tuhan ( yang Memelihara dan menguasai ) Manusia 2. Raja manusia 3. Sembahan manusia 4. Dari Kejahatan ( bisikan ) syaitan yang biasa bersembunyi 5. Yang membisikkan ( kejahatan ) Ke dalam dada manusia 6. Dari golongan Jin dan Manusia…..itu kan ayat nya…?! “

Iman : “ Betulll…wah..wah…Alhamdulillah… hapalan kamu bagus yaa….tinggal pemahamannya saja Yang harus ditingkatkan….”

Amin : “ Kamu mau memuji atau menghina sih….?! “

Iman : “ Eitt…eittt….sabar dulu…di Al A’raf 27 tadi disebutkan syaitan nya satu kali atau dua kali…? “

Amin : “ Satu kali dan dua kali , satu kali di awal ayat , dua kali di akhir ayat “

Iman : “ Cerdaaass….berarti ada yang berarti jamak kan…?! “

Amin : “ Iya…”

Iman : “ Kita lihat kata syaitan dan syaitan – syaitan , tidak ada disana disebutkan Jin dan Jin – Jin, Hal itu berarti kita harus mengerti dulu arti syaitan itu sendiri . Kalau mengacu pada surat An Nas yang tadi kamu sebutkan , berarti pengertian syaitan disini adalah sifat, karena Syaitan itu terdiri dari golongan Jin dan Manusia . Makanya disebutkan satu kali adalah Untuk sendiri, berarti penggoda nya satu dan yang digoda bisa satu atau banyak, sedangkan Pengertian jamak disana, berarti penggoda nya sudah banyak dan yang digoda nya bisa Lebih banyak lagi. Jadi sudah jelas kalau kita teliti dan mau berpikir , surat Al Isra 27 sudah Jelas sekali membahas masalah syaitan, bukan masalah Jin…”

Amin : “ ??????…..”

Iman : “ So pasti syaitan itu tidak pernah bisa dilihat , karena dia adalah sifat , bisa terlihat Setelah menjadi perbuatan . Bagaimana kita bisa melihat yang namanya sifat….?! , Sifat itu selalu bersembunyi di tempat yang kita tidak pernah bisa melihat mereka, Itu adalah bawaan dari nafsu – nafsu manusia dan juga jin untuk selalu ingin enak, Godaan pencarian yang enak – enak inilah yang bisa menjerumuskan manusia dan jin Ke dalam siksaan neraka jahanam. Makanya nafsu – nafsu dan sifat – sifat inilah yang Bisa menjadikan dirinya pemimpin – pemimpin bagi orang yang tidak beriman, dan Orang atau jin yang sudah terbiasa mengikuti hawa nafsu seperti ini, dia akan melupakan Allah SWT, dan akan kecenderungan untuk mengajak sesamanya di jalan mereka .

Jadi sekali lagi, di Al A’raf 27 tidak pernah disebutkan bahwa syaitan adalah jin , dan Kalau kita kaji makna nya juga, ternyata itu maksudnya bukan jin ….oke…?! “

Amin : “ Tapikan……!? “

Iman : “ Tenang…tenaaaang…pikirkan dulu saja…jangan ngotot…sebaiknya ngotak…. Membaca Al Qur’an jangan sepotong – sepotong , karena tiap surat dan ayat itu Sambung menyambung satu sama lain sehingga terjadi keharmonisan yang sempurna. Kita jangan mau gampang nya saja .”

Amin : “ Tapikan Jin itu perkara ghaib, dan perkara  ghaib itu hanya Allah SWT lah yang mengetahui, kecuali para rasul yang dikehendaki Allah SWT , itupun dengan tanggung jawab  yang berat .”

Iman : “ Coba kamu sebutkan satu ayat saja di dalam Al Qur’an yang mengatakan bahwa Jin adalah Perkara Ghaib “

Amin : “ ??????….. “

Iman : “ Ayo dong…mikirnya jangan kelamaan…satu ayat saja yang secara spesifik mengatakan Bahwa jin adalah perkara ghaib…”

Amin : “ Yang secara spesifik sih nggak ada , tapi yang tersirat ada , contohnya surat An Naml 65 : Katakanlah, tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara ghaib Kecuali Allah, dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan . Nah itu kan Sudah jelas tuh…!!!”

Iman : “ Yaa nggak jelas lah…tidak disebutkan soal jin disana…”

Amin : “ Tapi makna tersirat nya kan sudah jelas , mungkin kamu nya saja yang bodoh….”

Iman : “ He…he…he…sampai sekarang pun aku masih selalu merasa bodoh kok, terima kasih, Apabila orang lain mengatakan saya bodoh jadi serasa diingatkan . Mungkin karena Aku merasa selalu bodoh, Al Qur’an aku baca secara keseluruhan . Di dalam surat Saba 14 dinyatakan : Maka tatkala Kami telah menetapkan kematian Sulaiman, tidak Ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali rayap yang Memakan tongkatnya. Maka tatkala ia telah tersungkur, tahulah Jin itu bahwa kalau Sekiranya mereka mengetahui yang ghaib tentulah mereka tidak akan tetap dalam Siksaan yang menghinakan. Di ayat itu dijelaskan bahwa Jin saja tidak mengetahui Hal ghaib, jadi sudah jelas bahwa Jin bukan hal ghaib, dan hal ghaib di dalam Al Qur’an yang dimaksud bukanlah Jin. Silahkan cari lagi, aku sudah cari – cari ayat Di dalam Al Qur’an tidak ada tuh yang secara spesifik mengatakan bahwa Jin adalah hal ghaib . Mungkin kamu yang merasa pinter lebih bisa nyari itu ayat daripada saya “

Amin : “ Nanti aku cari dengan guru – guru ngaji – ku. Awas kamu yaa…aku pasti menang Dalam soal ini, siap – siap saja….”

Iman : “ Aku sih tidak mencari menang dan kalah, kalau kamu ingin menang …  yaa sudaahh… kamu menang, saya kalah….yang penting kita masih tetap sahabat kan…? “

Amin : “ Wassalam….!!!!”

Iman : “ Wa’alaikum salam …”

sumber : **zonapositive.wordpress.com
»»  READMORE...

Selasa, 29 November 2011

Kita Sering Salah

Kita Manusia sering salah... ketika Qta d bri knikmatan oleh Allah Qta malah tdk mensyukuri nikmat itu &yg lbh prh lg Qta tdk mau&tdk mampu menjalankan smua Printah Allah&menjauhi larangannya. Allah kasih Qta mata v d pkai untk melihat ssuatu yg tdk brmanfaat.Qta d ksh Telinga v d pkai untk mendengar Gosip misalny.Qta d ksh Hidung v kdng d pakai tok mncium mkanan/minuman yg haram.Qta d ksh mulut v mulut ni Qta pakai tok ngomongin orang,ni mulut Qta msuQn minuman2 keras.Qta d ksh tangan v Qta pakai tok brjudi.Qta d ksh kaki v Qta pkai brjalan k tmpt2 mksiat... Smua itu Qta lakukan krn Qta sring brvQr klo g bgto Qta Ktinggalan jaman ,Kuper,Kolot dsb... Qta pny wkt tok prg k bioskop tok dugem ktny,tok mabuk2an, v Qta lupa ke6 pasilitas d ats mrupakan pmbrian dr Allah SWT.ktika Allah mnyrh Qta mnjalankan shalat 5wkt... Qta bhkn tdk bisa&tdk mau meluangkan waktu untuk menghadap Allah.&yg lbh parah lg ad orng yg tdk mau mnjalankn shalat 5wkt krn tdk ngin d anggap Sok Alim, munapik, dsb. Padahal klau Qta hitung&Qta catat d ats daun nikmat Allah yg d bri kpd Qta maka tdk akn cukup daun itu untuk mnctat smua nikmat yg d br olh Allah SWT. Jadi intiny Qta hdp d dunia ni tok pa si klau bkn untk brbdh kpd Allah... Ad kmatian ssudh Hidup &ad khidupan ssudh kmatian&hny khdpn d akhiratlah yg akn kekal&Abadi... Mohon maaf kpd tmn2 yg ngebaca ni catatan.sy tdk ad mksd tok menggurui hany ingin saling mengingatkn sja.. Yg bnar to dtngny dr Allah dan yg slah to dtngny dr diri sy pribadi.
»»  READMORE...

Kenapa Kita Tidak Mengingat Allah

Ketika Qta sakit pasti yg pertama Qta kunjungi adlh Rmh Sakit/Dokter v sesampainy Qta d sn pst sang Dokter brtny "Sakit apa?".Ktika Qta pny kndraan& kndraan to ruksak tmpt prtm yg Qta kunjungi adalah bengkel &pst sesampainy Qta d bengkel pasti d tny olh ptugasny "ada masalah apa pd kndraan anda?"atau"pa yg ruksak".Brart Qta dh dtang kpd orng yg tdk tau.Bgitu mengenalny Qta kpd Dokter wkt Qta saQt. Bgtu mengenalny Qta dngn bengkel ktika Kndaraan Qta rusak. V Qta sring tdk mengenal Allah ktika Qta mempunyai masalah, ktika Qta mempunyai keinginan. Biasany yg Qta dtangin pertama ktika Qta mmpunyai masalah malah Qta dtang ke tmpt maksiat. Ini yg slah trhdp dr Qta. Pdhl klau Qta dtng kpd Allah. Allah tdk akn brtny apa mslh Qta, apa prsoalan hdp Qta.. Krna Allah tau&paham apa keinginan Qta. Apa yg Qta minta Insya Allah Allah akn penuhi jangankan trhdp apa yg Qta mnta trhdp yg Qta tdk mnta Allah ksh. Qta tdk mnta mata, hidung, mulut,telinga,dsb v Allah kasih. Allah bisa menghidupkan malam mnjd siang&sbalikny bhkn yg lebih sulit dr itu membangkitkan orang yg sdh meninggal Allah bisa. Apalagi prmintaan/do'a dr hmbany. Jika Allah sdh brkhndk mk smuany tdk ad yg tdk mungkin. Jika Allah katakan "KUN" maka "FAYAKUUN" jadi Knp Qta tdk Mengenal Allah sbaik Qta mengenal Dokter/Bengkel... Catatan ini d ambil dr hutbahny Ustd. Yusuf Mansyur catatan ini sdQt brbeda dr asliny v mudh2an inti&makna dr catatan ini sama&bisa trsampaikan kpd sahabat2 skalian
»»  READMORE...

Untuk Selalu Bersyukur

Dulu aD sbuah Qsah yg mncritkn 2orng shbt.. Shbt yg 1Khidupnny srb mncukuV bhkn Bleh d Blng sngt Kya.. Shbt yg 1lgi sblikny khdupanny srb kkurngn smpai ia hny mmpunyai stu helai baju&clna.. Kmudian pd suatu saat shbt yg srb kkurngn ni dtng kpd Hamba Allah(Abdullah) ia brkt "Wahai Abdullah bgaimn crny supy sy Dbrikn RizQ yg bnyk shingg sy bz trbebas dr pndritaan ini" kmudian Beliau mnjwb "Bersyukurlh dngn pa yg kmu miliki&kmu dptkn" shbt tu mnjwb "Bgaimn ku bz brsykr smntr ku hny mmpunyai sehelai baju&cln" kmudian sahabat itu brnjk prg.. Tk lma shbt yg kaya dtng dn brkt "Wahai Abdullah aku adlh orng yg d titipkn dan d brkn tnggung jwb bsr olh Allah brupa harta yg Bgitu bnyk. Bgaimn crny supy Aku tdk d brkn tnggung jwb yg bsr ni shingga hrt/kekayaanku smaQn hari tdk smaQn brtmbh" kmudian Beliau mnjawb "Jangnlh engkau brsyukur ats ni'mat yg Allah brikan" shbt ni mnjwb "Bgaimn Aku tdk brsyukur sdangkn stiap kedipn mataku, helaan nafasku, dn smua yg ad d alam smesta ni mrupkn ni'mat yg d brkn olh Allah kpdku dan kpd Qta smua" tk lma shbt nipn brnjk prg...

Dri Qsah d ats dpt d simpulkn bhwsanny Qta d tuntut "Untuk Selalu Bersyukur" slama Qta mau bersyukur mka Allah akn mmbrikn Qta pnghidupn yg srb trcukuV bhkn mungQn lbh dn tentuny Allah akn pula mmbrkn kbhgian kpd Qta baik Dunia maupun Akherat.. Amin..

D jmn saat ni mungkin bnyk pula orng2 yg sma sprt Qsah d ats.. Tapi tdk sdkit pula orng2 misQn yg pndai brsyukur dn sblikny orng2 Kya yg tdk prnh mau brsyukur.. Mngkny slh jiK S2orng brtny "siapkh orng trKy d dunia?" kmudian d jwb "si A" krn knp? Mnurut sy pribdi orng yg pling kya d dunia ni tdk ad yg ad hnylh orng yg Pndai Brsyukur sbb wlaupn orng tu Kya akn hrtny slm ia tdk pndai brsyukur mk hidupny akn srb kkurngn dn sblikny wlaupn orng tu trmisQn sdunia sklipn slma ia pndai brsyukur mk hdupny kn slalu mrs tercukupi..

Wlaupn Bgitu Qta trmsk sy pribadi sbg manusia munQn blm bz mnjd orng yg pandai brsyukur.. Mudah2an Catatan ini dpt brmanfaat buat sy khususny dn umumny buat tmn2 smua.. Amin..

Wallahu'alam Bissawab
»»  READMORE...

Penyesalan Buat Ibuku

Brbahagialh&brgmbiralh kpd teman2 smua yg smpai saat ini msh memilik so2k seorng Ibu..

Semenjak aku klas 6 SD(Sqtr umur10/11Thn)ku sdh d tnggl prg olh Ibundaku tercnt.. Alloh memanggil bliau bgto cpt..dg mmbw sejuta kesedihn dn penysalan pd drQ.. Satu2ny ksalahan trbsr dlm hdpQ adlh ktika bliaw mningglkn Dunia ni ktik Q tdk smpt mmint maaf kpd bliau..

Swkt Q msh kcil Q d knl sbg anak yg nakal&sring skali mlwn kpd IbuQ.. Q srngkali merengek nangis ktika Ibuku tk mau mmbrkn pa yg Q mnt.. Wlaupn sbnrny to yg trbaik untkQ..

Ktika bliau akn d pnggl olh Alloh bliau smpt sQt trlbh dhulu&msk rmh sQt.. Pd saat itulah prtmuan trkhrQ&IbuQ.. Saat dlm prjlnan pulng(dlm mobil)Q smpt menengok k blkng&tiba2 trlnts d VQrnQ bhwsnny IbuQ akn mninggl.. Dlm htiQ brkt"Y Alloh mudh2n ni tdk trjd" Trnyt Alloh brkhndk lain sQtr jm1mlm ktk Qtrlelap dlm tdrQ Pnt rmh trbk bsrt tangisn yg sngt krs.. Q trdiam heran smbl brtny2.. Ayahku yg brurai air mata brkt"Ibumu..."(tk snggp melnjtkn klimat)

Pd saat to q mengerti bhwsnny IbuQ sdh d pnggl yg Maha Kuasa.. Q heran&brtny2 kpd drQ.. KnpQ tdk bz meneteskn air mata wlaupn Q brsh mengluarknny air mata ni tdk mau mengalir pdhl IbuQ meninggl.. Q hny bz merenung&brVqr btp menyesalny drQ yg sdh bgt bnyk brbuat slh kpd bliau..

SeQtr jam7 pagi bliau siap d kbumikn.. Slm prjlnan Qhny bz menyesal,menyesal&menyesal.. Stibany d pemakaman d saat tolah penyslnQ memunck&btp mrhny q pd drQ sndr.. Saat jenazah sdh d liang lahat&sdh mau d timbun dg tanah saat itulah air mataku mengalir dg deras&tbhQ dgn sndrny me2luk Ka2Q yg ad d smpingQ..

Skali lgi Qhny bs menyesal&mungQn tdk akn prnh brkhr smpai kpnpn rsa pnysln ni.. Seandainny Q dbri wkt wlau hny 5mnt sj tok kmbl kms lalu.. Qhny ngin mncium kakiny&meminta maaf kpd bliau.. V smua tu tdk kn munQn prnh trjd.. Qni hny Penysln&air mata yg mengalir bsrt Do'a yg bz Qpnjtkn kpd Alloh agr smua dosa2 bliau&dosa2Q dpt d ampuni.. Amin..

Olh krn itu kpd tmn2 skalian psn sy adlh brbktilh kalian kpd ke2 orngtua kalian trutama kpd ibu kalian.. Sebab jika kalian sdh kehilangan ibu/ke2 orngtua kalian mk hny akn ad pnysalan yg tdk akn mungQn brkhr.. Penyesalan itu dtngny trkhr mk bhgiaknlh ke2 orangtua kalian.. Minta maaflh kalian sblm smuany trlmbt..

Smoga catatan ini dpt brmanfaat&mnjd plajaran buat sy khususny&buat tmn2 umumny..

Air mata ini kn trs mengalir stiap Q mengingat engkau.. Semoga engkau mndptkn ketenangn,ni'mat&kbhagiaan d alm sana.. Amin..

Buat Almh Ibundaku trcnt..

Nb: kt ayhQ Ktika bliau mau meninggl bliau smpt mengangkt ke2 tangnny(sprt mau sholat) mungQn bliau mlksnkn Shalat Isya/Tahajud.. Wallahu A'lam..
»»  READMORE...

Selalu Ada Jalan Keluar

"Mintalah pertolongan kepada Allah dengan Sabar dan Shalat, sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang Khusu" (Al-Baqrah : 45)

Firman Allah di atas sangatlah jelas dan tegas bahwasannya ketika kita dihadapkan pada sebuah masalah maka mintalah pertolongan hanya kepada Allah SWT dengan bersabar dan sengan Sholat... yang perlu digariscawahi adalah kata terkhir dari Firman di atas yaitu kalimat yang berbunyi Khusu... Disini jelas sekali bahwasannya Sabar dan Shalat saja tidak cukup, oleh karena itu harus dibrengi dengan keKhusuan.. Maka Insya Allah setiap masalah yang kita hadapi akan Menemui Jalan Keluar...

Kita termasuk Saya pribadi sebagai manusia sering salah bahwasannya Ibadah kita belum benar dan Khusu tapi permintaan kita melebihi apa yang selama ini kita kerjakan... Jangankan Untuk Khusu menjalankan Shalat 5 Waktu Saja kadang kita sering melawatkan itu semua... Tetapi Allah itu sungguh Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang Sebanyak Apapun Dosa kita didunia selama Kita mau bertobat dengan sebenar-benarnya maka Allah akan membukakan Pintu Maafnya buat Kita...

Oleh Karena itu selama kita ada masalah atau kesuliatan hal pertama yang harus kita lakukan adalah meminta pertolongan kpda Allah SWT bukan kepada orang lain apalagi menyekutukan Allah dengan pergi ke orang pintar/dukun.. Sebab Allah-lah tempat Qta memohon dan meminta pertolongan... Setiap masalah yang kita hadapi merupakan ujian dan cobaan yang diberikan kepada kita sebagai hambanya.. Semakin tinggi keimanan kita maka semakin berat pula cobaan yang diberikan oleh Allah SWT... Tapi seberta-beratnya ujian/cobaan yang diberikan oleh Allah SWT tidak akan pernah melebihi Batas kemampuan Hamba itu sendri... Yang ada hanyalah Hamba itu sendiri yang mempersulit masalah yang dihadapinya...

Maka dari itu Selalu Ada Jalan Keluar setiap masalah yang kita hadapi.. Di hadapan Allah tidak ada yang tidak mungkin jika Allah sudah mengatakan "Kun" maka "Fayakuun" Jika Allah sudah mengatakan "Jadi" Maka "Jadilah"... Allah Mampu menjadikan malam menjadi siang dan sebaliknya menjadikan siang jadi malam bahkan yang lebih sulit sari itu Allah mampu menghidupkan kembali mahluk yang sudah mati... Allah-lah yang Maha Kuasa Atas segala-galanya dan tidak akan pernah bisa ada yang menandinginya..

Wallahua'lam...
»»  READMORE...

5 Hal Yang Harus di Jauhi Ketika Berbuat Maksiat

Suatu ktika, seorng pmuda brglimang dosa mndatangi Ibrahim bin Adham."Aku sdh trcbr mksiat ckp dlm. Bgaimn aku dpt brhnti dr smua prbuatn trcla ini?" Ibrahim bin Adham trdiam sjnak, lalu brucap,"Jika kmu bz me2gng 5hal ini, niscaya kau trjauh dr prbuatn maksiat. Pertama, jika kau brbuat mksiat, usahakn Alloh tk melihat prbuatanmu" pemuda to trprngh dn brkt"bgaimana mungQn Q bisa sedangkn Alloh Maha Melihat".. "lalu, knpa kau brbuat dosa seakn-akn Alloh tdk melihatmu?" pemuda itu trtunduk malu, "katakanlh yg ke2!" "jika kau msh brbuat mksiat, jngn lagi kau mkn RizQ Alloh" kmbali pemuda itu kaget,"Bgaimana mungQn? Bknkh smua RizQ dtng dr Alloh? Air liur d mulutQ pn dtng dr Alloh" Ibrahim brkt"pntskh memakan RizQ Alloh sdng Qta melanggar printh&mlakukn larangan-Nya? Ibarat kau numpng mkn kpd orng, smntr stiap saat kau slalu mengecewakanny dn ia mliht prbuatnmu, mshkh kau pny muka tok trs mkn drny?"
"Skrng ktkn yg ke3"
"Yg ke3, jika kau msh brbuat dosa, jngnlh tinggl d bumi Alloh" air mata pemuda itu menitik seraya brKta"Bgaimana mungQn Q tdk hdp d bumi Alloh sdngkn sluruh alm&jagat raya ini milik Alloh"
"ke4 jika kau msh brbuat mksiat,&suatu saat malaikat maut dtng mncabut nyawamu sblm kau brtaubt, tolaklah. Jangn mau nywamu dcabut"
"Bgaimana mungQn aku bz mnolak, tk ad seorngpn mmpu menolk dtngny malaikat maut.."
"Jika bgtu, mngp kau msh brbuat mksiat? Tdkkh trVQr olhmu, jk suatu ktika mlaikt maut itu dtng jstru pd saat kmu sdng mncuri, mnipu, brzina/mlakukn dosa lainny?" pemuda itu tk kuasa menahan tangis"lalu, hal apa yg trakhir?"
"ke5, jk kmu msh ngin brbuat dosa&malaikt maut sdh mncbt nyawamu jstru ktk kau mlakukn dosa, mk jngnlh mau klau nnt malaikat Malik memasuknmu k neraka. Mintalah ksmptn hdp skali lagi!"
"Bgaimana mungQn biza? Buknkh hdp hny skali?" Ibrahim brkt "krn hdp hny skali, knp Qta msh menyia-nyiakn hdp ni dg mnumpk dosa?"
"Cukup! Aku tk snggp lg mndngrny" ucp pmuda itu seraya mnangis lalu prgi mningglkn bliau. Sejak itu ia tk lgi mndkati mksiat&orng2 mengenalny sbg seorng ahli ibadah.*d ktip dr majalah Hidayah*
»»  READMORE...

Kebebasan dan Hak Orang Lain

Suatu mlm, d Kufah, suara gduh trdngr nyaring.Suara itu brsmbr dr sbuah rmh kcl d tngh pmukiman pnduduk.Rumh itu milik seorang tukang sepatu.Sepanjang hari ia bkrj dn mnjlng mlm ia mmbw oleh2 brp dging untk d msk/seekor ikan bsr untk d bkr.
Slesai mkn,ia lalu brnynyi smbl mnari.Ia brhnt brnynyi stlh ia mrs trkntk dn trtdr pulas.Di sblhny trdpt rmh seorng sufi trnama.Ia tntu merasa trganggu ats prilaku lki2 itu.Ia tdk dpt mnjlnkn ibdh dg tenang d mlm hri.Nmun bgitu,ia diamkn sja.
Pd suatu mlm,sang sufi tdk mndngr tetnggny itu brnyanyi sprt biasny.Saat ia kluar untk mncri kbr.Trnyt,mnurut ktrngn tetngg lain,ia br sj d tngkp polisi,ia tngh d thn.
Selesai shalat Shubuh,ktika hr msh pagi,sang sufi brngkt k istna.Ia ingin mnemui Amir Kufah.D sna ia dsmbt dg pnuh khidmat dn hormt.Sang Amir sndr yg brknan mnemuinny.
"Ada yg bs Q bnt?" tny sang Amir.
"Tetanggaku tkng sepatu kmrn d tngkp polisi.Tolong lpskn ia dr thnan Amir" pinta sang Sufi
"Baiklh,"kta sang Amir yg sgra mnyuruh sipir pnjr untk mlepskn tetnggny yg br d tngkp kmrn.
Sang Sufi lalu pulang.Smntr itu,si tkng sptu brjln kaki d blkngny.Ktika tiba d rmh,sang Sufi brkt,
"Bgaimna?Aku tdk mngcewaknmu kn?"
"Tidak,bhkn sblkny,"jwbny ia mnmbhkn,"Trm ksh.Smoga Allah mmbrmu blzn kbjikn"
Sejak saat itu ia tdk lgi mngulangi kbiasaan brnynyi dg suara krs smpai lrut mlm.Stlh itu,sang Sufi mrs lbh khusuk mnjlnkn ibdhny stiap mlm.Sufi itu tk lain adlh Imam Abu Hanifah.
Seklumit Qsh ini mmbr pljrn brhrg bgi Qta.Prtm,tntng tolernsi.Sang Sufi,dg sikpny yg pnh shja,mmbr pngjrn scr apliktif tntng tolernsi.K2 tntng dakwah bilhal(brdkwh dg tndkn).Dakwah sprt ini mrujuk pd dkwh yg dlakukn Nabi dlm mengingtkn orng yg brprilku salah.K3,tntng hdp brtetangga.Dlm hidup brmsyrkt.kita hrs sling mmahami dn mngrt tntng kndsi tetngg Qta.Dlm kbebsn hdp yg Qta miliki,ada hak orng lain yg juga hrs Qta hargai.(d kutip dr Mjalah Hidayah)
»»  READMORE...

Perbuatan baik tidak pernah sia-sia


Al kisah ada seorang dermawan yg berkeinginan untuk berbuat kebaikan.
Dia telah menyiapkan sejumlah uang yang akan dia berikan kepada beberapa orang yang ditemuinya.
Pada suatu kesempatan dia bertemu dengan seseorang maka langsung saja dia menyerahkan uang yang dimilikinya kepada orang tersebut. Pada keesokan harinya tersiar kabar bahwa ada seseorang yang telah memberikan sejumlah uang kepada seorang penjahat beringas. Mendengar kbr ini si dermawan hanya mengatakan” Ya Tuhan aku telah memberikan uang ke pada seorang penjahat”
Di lain waktu, dia kembali bertemu dengan seseorang, si dermawan pada hari itu juga telah berniat untuk melakukan kebaikan. Ia dengan segera memberikan sejumlah uang kepada orng tersebut. Keesokan harinya tersiar kabar bahwa ada seseorang yang telah memberikan uang kpd seorang koruptor. Mendapat kabar ini si dermawan hanya berkata “Ya Tuhan aku telah memberikan uang kepada koruptor”.
Si dermawan ini tidak berputus asa, ketika dia bertemu dengan seseorang dengan segera dia menyerahkan sejumlah uang yang memang telah disiapkannya. Maka esok harinya pun tersiar kabar bahwa ada seseorang yang telah memberikan sejumlah uang kepada seorang kaya raya. Mendengar hal ini si dermawan hanya berkata. ” Ya Tuhan aku telah memberikan uang kepada penjahat, koruptor dan seorang yang kaya raya”.
Sekilas kita bisa menyimpulkan bahwa si dermawan ini adalah seorang yang “Ceroboh” Asal saja dia memberikan uang yang dimilikinya kepada orang yang tidak dikenalnya, padahal jika dia  lebih teliti maka niat baik nya itu bisa lebih berguna tersalurkan kepada orang yang memang membutuhkan.
Tapi ternyata suatu niat yg baik pasti akan berakhir dengan baik, pun begitu pula dengan “kecerobohan” si dermawan.

Uang yg diberikannya kepada sang penjahat ternyata mampu menyadarkannya bahwa di dunia ini masih ada orang baik, orang yg peduli dengan lingkungan sekitarnya. Penjahat ini bertobat dan menggunakan uang pemberian sang dermawan sebagai modal usaha. Sementara sang koroptor, uang cuma-cuma yg diterimanya ternyata menyentuh hati nuraninya yang selama ini telah tertutupi oleh keserakahan, dia menyadari bahwa hidup ini bukanlah tentang berapa banyak yang bisa kita dapatkan. Dia bertekad mengubah dirinya menjadi orang yang baik, pejabat yang jujur dan amanah. Sementara itu pemberian yg diterima oleh si kaya raya telah menelanjangi dirinya, karena selama ini dia adalah seorang yg kikir, tak pernah terbesit dalam dirinya untuk berbagi dengan orang lain, baginya segala sesuatu harus lah ada timbal baliknya. Dirinya merasa malu kepada si dermawan yang dengan kesederhananya ternyata masih bisa berbagi dengan orang lain.
Sahabat, tak akan ada yang berakhir dengan sia-sia terhadap sutau kebaikan. Karena kebaikan akan berakhir pula dengan kebaikan. Hidup ini bukanlah soal berapa banyak yang bisa kita dapatkan, tapi berapa banyak yang bisa kita berikan. ** resensi.net (Rangga Prayuda)
»»  READMORE...

Perangkat Penerbangan Hebat pada Serangga


Bagaimana seekor ganjurmampu mengepakkan sayapnya 1000 kali per detik? Bagaimana seekor kutu melompat sejauh ratusan kali ukuran tinggi tubuhnya? Mengapa seekor kupu-kupu terbang maju sementara sayapnya mengepak ke atas dan ke bawah?
Lalat adalah satu di antara hewan-hewan yang disebut di dalam Al Qur’an, sebagai satu saja dari banyak satwa yang mengungkap pengetahuan tak terbatas Tuhan kita. Allah Yang Mahakuasa berfirman tentang hal ini dalam ayat ke-73 surat Al Hajj:
Wahai manusia! Telah dibuat suatu perumpamaan. Maka dengarkanlah! Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah tidak dapat menciptakan seekor lalat pun, walaupun mereka bersatu untuk menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, mereka tidak akan dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Sama lemahnya yang menyembah dan yang disembah. (QS. Al Hajj, 22:73)

Otot-otot penerbangan dari banyak serangga seperti capung mengerut sangat kuat akibat rangsangan yang ditimbulkan oleh saraf-saraf yang mengendalikan setiap gerakan mereka
Meskipun telah dilakukan penelitian terkini, walaupun seluruh teknologi telah Allah berikan kepada manusia, amat banyak ciri makhluk hidup yang masih menyimpan sisi-sisi menakjubkannya. Sebagaimana pada segala sesuatu yang telah Allah ciptakan, dalam tubuh seekor lalat memperlihatkan bukti melimpah pengetahuan mahatinggi. Dengan mengkaji seluk beluknya, siapa pun yang berpikir akan mampu sekali lagi merenung di atas kekagumannya yang mendalam kepada Allah dan ketaatan kepadaNya.
Sejumlah penelitian yang telah dilakukan para ilmuwan terhadap perangkat penerbangan lalat dan serangga-serangga kecil lainnya diuraikan di bawah ini. Kesimpulan yang muncul darinya adalah tiada kekuatan acak, coba-coba atau wujud selain Allah yang mampu menciptakan kerumitan seekor serangga sekalipun.
Otot terbang dari banyak serangga seperti belalang dan capung mengerut sangat kuat akibat rangsangan yang ditimbulkan saraf-saraf yang mengendalikan setiap gerakannya. Pada belalang, misalnya, sinyal-sinyal kiriman setiap saraf menyebabkan otot-otot terbang mengerut. Dengan bekerja bergantian, tidak saling berlawanan, dua kelompok otot yang saling melengkapi, yang dinamakanelevator (pengangkat) dan depresor (penurun), memungkinkan sayap-sayap terangkat dan mengepak ke bawah. Belalang mengepakkan sayapnya 12 hingga 15 kali per detik, dan agar dapat terbang serangga-serangga lebih kecil harus mengepakkan sayapnya lebih cepat lagi. Lebah madu, tawon dan lalat mengepakkan sayap 200 hingga 400 kali per detik, dan pada ganjur dan sejumlah serangga merugikan yang berukuran hanya 1 milimeter (0.03 inci), kecepatan ini meningkat ke angka mengejutkan 1000 kali per detik! Sayap-sayap yang mengepak terlalu cepat untuk dapat dilihat mata manusia telah diciptakan dengan rancangan khusus agar dapat melakukan kerja yang terus-menerus semacam ini.
Sebuah saraf mampu mengirim paling banyak 200 sinyal per detik. Lalu bagaimana seekor serangga kecil mampu mengepakkan sayapnya 1000 kali per detik? Penelitian telah membuktikan bahwa pada serangga-serangga ini, tidak terdapat hubungan satu-banding-satu antara sinyal dari saraf dan jumlah kepakan sayap per satuan waktu.
Pada perangkat istimewa ini, yang masing-masing diciptakan tersendiri pada tubuh setiap serangga, tak dijumpai ketidakteraturan sedikit pun. Saraf-sarafnya tidak pernah mengirim sinyal yang salah, dan otot-otot serangga senantiasa menerjemahkannya secara benar.
Pada jenis seperti lalat dan lebah, otot-otot yang memungkinkan terbang bahkan tidak menempel pada pangkal sayap! Sebaliknya, otot-otot ini melekat pada dada melalui pengait yang berperan seperti engsel, sedangkan otot-otot yang mengangkat sayap ke atas melekat pada permukaan atas dan bawah dada. Saat otot-otot ini mengerut, permukaan dada menjadi rata dan menarik pangkal sayap ke bawah. Permukaan samping sayap memberikan peran penyokong sehingga memungkinkan sayap-sayap terangkat. Otot-otot yang menimbulkan gerakan ke bawah tidak melekat langsung pada sayap, tapi bekerja di sepanjang dada. Ketika otot-otot ini mengerut, dada tertarik kembali ke arah berlawanan, dan dengan cara ini sayap tergerakkan ke bawah.
Engsel sayap tersusun atas protein khusus yang dikenal sebagai resilin, yang memiliki kelenturan luar biasa. Karena sifatnya jauh mengungguli karet alami ataupun buatan, para insinyur kimia berupaya membuat tiruan bahan ini, di laboratorium. Saat melentur dan mengerut, resilin mampu menyimpan hampir keseluruhan energi yang dikenakan padanya, dan ketika gaya yang menekannya dihilangkan, resilin mampu mengembalikan keseluruhan energi itu. Alhasil, daya guna (efisiensi) resilin dapat mencapai 96%. Saat sayap terangkat, sekitar 85% energi yang dikeluarkan disimpan untuk saat berikutnya; energi yang sama ini kemudian digunakan kembali dalam gerakan ke bawah yang memberikan daya angkat ke atas dan mendorong sang serangga ke depan. Permukaan dada dan ototnya telah diciptakan dengan rancangan istimewa untuk memungkinkan pengumpulan energi ini. Namun, energi tersebut sesungguhnya disimpan pada engsel yang terdiri atas resilin. Sudah pasti mustahil bagi seekor serangga, dengan usahanya sendiri, melengkapi diri sendiri dengan peralatan luar biasa untuk terbang. Kecerdasan dan kekuatan tak terhingga Allah telah menciptakan resilin istimewa ini pada tubuh serangga.

Lebah madu, tawon dan lalat mengepakkan sayap mereka 200  hingga 400 kali per detik.
Untuk penerbangan yang mulus, gerakan lurus ke atas dan ke bawah saja tidaklah cukup. Agar dapat memunculkan gaya angkat dan gaya dorong, sayap haruslah pula mengubah sudut gerakannya di setiap kepakan. Sayap-sayap serangga memiliki kelenturan berputar yang khas, tergantung jenisnya, yang dimungkinkan oleh apa yang disebut sebagai direct flight muscles (otot-terbang kemudi), disingkat DFM yang menghasilkan gaya-gaya yang diperlukan untuk terbang.
Ketika serangga berupaya naik lebih tinggi di udara, mereka memperbesar sudut sayap mereka dengan mengerutkan otot-otot di antara engsel-engsel sayap ini secara lebih kuat. Rekaman gambar berkecepatan-tinggi dan gerak-terhenti memperlihatkan bahwa selama terbang, sayap-sayap tersebut bergerak mengikuti lintasan lingkar-telur dan untuk setiap kali putaran sayap, sudutnya berubah secara teratur. Perubahan ini disebabkan pergerakan yang senantiasa berubah dari otot-terbang kemudi dan penempelan sayap pada tubuh.
Masalah terbesar yang dihadapi jenis serangga sangat mungil ketika terbang adalah hambatan udara. Bagi mereka, kerapatan udara sangat besar menjadi rintangan yang tidak bisa diremehkan. Selain itu, lapisan penghambat di sekeliling sayap menyebabkan udara melekat pada sayap dan mengurangi kedayagunaan (efisiensi) terbang. Agar dapat mengatasi hambatan udara ini, serangga-serangga seperti Forcipomya, yang lebar sayapnya tak lebih dari 1 milimeter, harus mengepakkan sayap 1000 kali per detik.
Para ilmuwan percaya bahwa secara teori, kecepatan ini pun tidaklah cukup menahan serangga-serangga ini tetap di udara, dan mereka pastilah menggunakan perangkat tambahan lainnya. Pada kenyataannya, Anarsia, sejenis serangga merugikan, menggunakan cara yang dikenal sebagai 'beat and shake' (mengepak dan menggoyang). Ketika sayap-sayapnya mencapai titik tertinggi dalam gerakannya ke atas, sayap-sayap ini saling mengepak dan kemudian membuka ke bawah kembali. Di saat sayap-sayap ini (dengan jaringan pembuluh darahnya) membuka, aliran udara depan membentuk pusaran mengitari sayap-sayap tersebut dan dengan kepakan sayap membantu daya angkat.
Banyak jenis serangga, termasuk belalang, memperhatikan apa yang ditangkap penglihatannya seperti garis kaki langit (horizon) untuk menentukan arah terbang dan tujuan akhirnya. Untuk mengokohkan keseimbangan kedudukannya, lalat telah diciptakan dengan rancangan yang lebih luar biasa lagi. Serangga-serangga ini memiliki hanya sepasang sayap, tapi di sisi belakang masing-masing sayap itu terdapat tonjolan melingkar yang dikenal sebagai halter (pengekang). Meskipun tidak menghasilkan gaya angkat, pengekang ini bergetar bersama sayap-sayap depan. Di saat serangga mengubah arah terbangnya, tonjolan sayap ini mencegahnya menyimpang dari jalur perjalanan.
Seluruh pengetahuan yang dipaparkan di sini dihasilkan dari penelitian terhadap kemahiran terbang tiga atau empat jenis serangga saja. Perlu diketahui bahwa keseluruhan jenis serangga di bumi berjumlah sekitar 10 juta. Dengan mempertimbangkan seluruh jutaan jenis selebihnya ini, beserta keistimewaan tak terhitung yang dimilikinya, seseorang pasti semakin bertambah kekagumannya akan kehebatan Allah yang tak terhingga.
Pemecahan Masalah bagi Gangguan Vena dari Gen Kutu
Para ilmuwan telah berhasil memisahkan gen resilin dari lalat buah dan berhasil membuat salinan protein ini secara alamiah dengan mencangkokkan gen tersebut ke dalam bakteri Escherichia coli.
Dalam penelitian yang dilakukan the Australian Commonwealth Scientific and Industrial Research Organization (CSIRO), (Organisasi Penelitian Ilmiah dan Industri Persemakmuran Australia), para ilmuwan yang berhasil menemukan gen yang menghasilkan resilin serangga juga menemukan polimer hebat yang mungkin berguna dalam penanganan penyakit pembuluh darah vena. Pengkajian yang berawal di tahun 1960-an, yang dipusatkan pada belalang dan capung padang pasir, merupakan pendorong kuat yang memajukan tahap terpenting ini.
Resilin, yang juga memberikan kutu kemampuan untuk membuat lompatan luar biasa, melengkapi belalang dan capung padang pasir, serta serangga lain keahlian bergerak yang mengejutkan. Berkat zat ini, kutu mampu melompat beratus-ratus kali tinggi tubuhnya sendiri dan sejumlah lalat dapat mengepakkan sayapnya lebih dari 200 kali per detik.

Untuk penerbangan yang mulus, gerakan sayap lurus ke atas dan ke bawah tidaklah cukup. Sayap mesti pula mengubah sudut gerakannya di setiap kepakan. Sayap-sayap serangga memiliki kelenturan-berputar yang istimewa yang diberikan oleh otot-otot pengendali penerbangan.
Protein yang diperoleh dari resilin jauh lebih baik dari produk karet berkualitas tertinggi dalam hal kemampuannya menahan tekanan dan kembali ke bentuk asalnya. Penelitian yang berkelanjutan tentang resilin tiruan menunjukkan bahwa protein tersebut tetap memiliki sifat-sifat ini.
Para ilmuwan menyatakan keyakinannya bahwa polimer yang didapatkan dari pencangkokkan gen-gen serangga dapat diterapkan di aneka bidang yang sangat beragam, dari kedokteran hingga industri. Namun, mungkin yang terpenting dari penerapan ini adalah penanganan penyakit pembuluh darah arteri pada manusia. Oleh karena resilin menyerupai protein elastin pada pembuluh vena manusia, para ilmuwan berharap bahwa penelitian mereka akan memberi vena kelenturan yang terbaharui.
Profesor asal Inggris Roger Greenhalgh menyatakan bahwa “Penelitian [terhadap resilin] tampaknya berada pada tahap paling awal, tapi jika kita dapat mengambil sesuatu yang bagus dari kelenturan kutu tersebut yang bermanfaat bagi manusia, hal itu akan sangat berkesan“ ** Harun Yahya

»»  READMORE...

Setiap Kemenangan Butuh Kesabaran


Di suatu sore, seorang anak datang kepada ayahnya yg sedang baca koran… “Ayah, ayah” kata sang anak…
“Ada apa?” tanya sang ayah…..
“aku capek, sangat capek … aku capek karena aku belajar mati matian untuk mendapat nilai bagus sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan menyontek…aku mau menyontek saja! aku capek. sangat capek…
aku capek karena aku harus terus membantu ibu membersihkan rumah, sedang temanku punya pembantu, aku ingin kita punya pembantu saja! … aku capel, sangat capek …
aku cape karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung…aku ingin jajan terus! …
aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga lisanku untuk tidak menyakiti, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati…
aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga sikapku untuk menghormati teman teman ku, sedang teman temanku seenaknya saja bersikap kepada ku…
aku capek ayah, aku capek menahan diri…aku ingin seperti mereka…mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka ayah ! ..” sang anak mulai menangis…
Kemudian sang ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya sambil berkata ” anakku ayo ikut ayah, ayah akan menunjukkan sesuatu kepadamu”, lalu sang ayah menarik tangan sang anak kemudian mereka menyusuri sebuah jalan yang sangat jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang… lalu sang anak pun mulai mengeluh ” ayah mau kemana kita?? aku tidak suka jalan ini, lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk duri. badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah krn ada banyak ilalang… aku benci jalan ini ayah” … sang ayah hanya diam.
Sampai akhirnya mereka sampai pada sebuah telaga yang sangat indah, airnya sangat segar, ada banyak kupu kupu, bunga bunga yang cantik, dan pepohonan yang rindang…

“Wwaaaah… tempat apa ini ayah? aku suka! aku suka tempat ini!” sang ayah hanya diam dan kemudian duduk di bawah pohon yang rindang beralaskan rerumputan hijau.
“Kemarilah anakku, ayo duduk di samping ayah” ujar sang ayah, lalu sang anak pun ikut duduk di samping ayahnya.
” Anakku, tahukah kau mengapa di sini begitu sepi? padahal tempat ini begitu indah…?”
” Tidak tahu ayah, memangnya kenapa?”
” Itu karena orang orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek tadi, padahal mereka tau ada telaga di sini, tetapi mereka tidak bisa bersabar dalam menyusuri jalan itu”
” Ooh… berarti kita orang yang sabar ya yah? alhamdulillah”
” Nah, akhirnya kau mengerti”
” Mengerti apa? aku tidak mengerti”
” Anakku, butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap baik, butuh kesabaran dalam kujujuran, butuh kesabaran dalam setiap kebaikan agar kita mendapat kemenangan, seperti jalan yang tadi… bukankah kau harus sabar saat ada duri melukai kakimu, kau harus sabar saat lumpur mengotori sepatumu, kau harus sabar melawati ilalang dan kau pun harus sabar saat dikelilingi serangga… dan akhirnya semuanya terbayar kan? ada telaga yang sangatt indah.. seandainya kau tidak sabar, apa yang kau dapat? kau tidak akan mendapat apa apa anakku, oleh karena itu bersabarlah anakku”
” Tapi ayah, tidak mudah untuk bersabar ”
” Aku tau, oleh karena itu ada ayah yang menggenggam tanganmu agar kau tetap kuat … begitu pula hidup, ada ayah dan ibu yang akan terus berada di sampingmu agar saat kau jatuh, kami bisa mengangkatmu, tapi… ingatlah anakku… ayah dan ibu tidak selamanya bisa mengangkatmu saat kau jatuh, suatu saat nanti, kau harus bisa berdiri sendiri… maka jangan pernah kau gantungkan hidupmu pada orang lain, jadilah dirimu sendiri… seorang pemuda muslim yang kuat, yang tetap tabah dan istiqomah karena ia tahu ada Allah di sampingnya… maka kau akan dapati dirimu tetap berjalan menyusuri kehidupan saat yang lain memutuskan untuk berhenti dan pulang… maka kau tau akhirnya kan?”
” Ya ayah, aku tau.. aku akan dapat surga yang indah yang lebih indah dari telaga ini … sekarang aku mengerti … terima kasih ayah , aku akan tegar saat yang lain terlempar ”
Sang ayah hanya tersenyum sambil menatap wajah anak kesayangannya. ** resensi.net (Nida Tsaura S)
»»  READMORE...

Bukti Jika Tidak Shalat 5 Waktu Itu Sangat Sombong kepada Allah


Hitungan Matematika, kenapa orang tidak sholat itu sombong kepada Allah:

Di umpamakan jika kita hidup 60 tahun lamanya, Insya Allah. Di dalam 60 tahun, kita hidup sekitar 31,536,000 menit.

Hitungannya: 60 menit x 24(jam) x 365(hari) x 60(tahun) = 31,536,000 menit

Untuk Shalat 5 waktu sampai kita umur 60 tahun, kita perlu:
5 menit x 5 (waktu) x 365(hari) x 49(tahun) = 447,125 menit

Kenapa dikali 49? karena kita diwajibkan sembahyang pada saat umur 12tahun. Jadi 60 tahun - 11 tahun = 49 Tahun

447,125 dibagi 31,536,000 dikali 100=1.4 %

KITA CUMA DIBUTUHKAN 1.4 % DARI HIDUP KITA 

UNTUK MENGIKUTI PERINTAH SEMBAHYANG 

KEPADANYA.
Jadi sebenernya kita itu sombong sekali kalo tidak sembahyang 5 waktu.

Kaskus
»»  READMORE...

Sabtu, 01 Oktober 2011

PAHALA YANG ABADI



”Sesungguhnya Allah telah membeli orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka, mereka berperang pada jalan Allah, lalu mereka membunuh atau terbunuh, (itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah didalam Taurat, Injil dan Al-Qur’an”
(QS. At-Taubah 9 : 111)
Kehidupan dunia telah kita yakini dan memang telah terbukti sebagai kehidupan yang sementara, manusia sebagai salah satu makhluk Allah SWT telah dipastukan akan mati, sebagai Muslim tidaklah penting kapan dan dimana kita akan mati, yang terpenting adalah apakah kita bisa mencapai kematian dalam keadaan tunduk pada Allah SWT atau tidak, seperti kita ketahui Allah memang menghendaki demikian sebagaimana firmannya ”Hai orang-orang yang beriman bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya taqwa dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan berserah diri (muslim)” (QS. Al-Imran : 102) Inilah persoalan besar yang harus diperhatikan setiap manusia, tapi sayang sekali banyak manusia yang mengabaikannya. Dalam konsepsi Islam, mati bukanlah akhir dari segalanya tapi justru mati itu merupakan awal dari kehidupan yang panjang yaitu kehidupan akhirat dan setiap kita pasti menginginkan kebahagiaan di akhirat, karenanya dalam berdo’a tak pernah kita melupakan memohon hidup dunia dan akhirat. Berdo’a saja tidak cukup, kebahagiaan di akhirat juga harus dicapai dengan bekal pahala yang banyak dan untuk memperoleh pahala yang banyak berarti harus beramal shaleh yang sebanyak-banyaknya, meskipun begitu ada perbuatan yang pahalanya akan terus diraih oleh orang yang beramal meskipun ia sudah meninggal dunia, dalam hal ini Rasulullah SAW menunjukan empat perkara sebagaimana sabdanya ”Ada empat perkara yang mengalir pahalanya setelah pelakunya meninggal dunia yaitu, orang yang meninggal selagi giat-giatnya berjuang dijalan Allah (Jihad/Da’wah), orang yang mengajarkan ilmunya, senantiasa mengalirkan pahala baginya, orang yang memberikan shadaqoh, maka pahalanya akan mengalir untuknya dimana saja shadaqoh itu terletak dan orang yang meninggalkan anak yang sholeh dan anak tersebut selalu berdo’a untuk kebahagiaannya” (HR. Ahmad dan Thabrani)
1. Mati Syahid
Mati syahid adalah kematian yang dicapai tatkala seseorang tengah berjuang menegakan kalimah Allah SWT (Jihad/da’wah), Begitu mulianya mati syahid sehingga seorang mukmin yang sebenar-benarnya dimanapun ia berada selalu mendambakannya, para syuhada di alam akhirat mendapatkan kenikmatan yang luar biasa, mereka pasti meraih syurga yang dijanjikan Allah, baca (QS. At-Taubah 9 : 111). Oleh sebab itu setiap kita seharusnya tidak segan segan berjuang dijalan Allah SWT untuk menegakkan kalimah-Nya, manakala seseorang punya kedudukan, kesempatan dan kemampuan seharusnya dimanfaatkan untuk itu yaitu jihad atau berda’wah.
2. Mengejar Ilmu
Ilmu adalah salah satu kunci dan bekal seseorang untuk mencapai kebenaran serta kebahagiaan didunia dan akhirat, oleh sebab itu setiap muslim diwajibkan menuntut ilmu untuk selanjutnya ilmu itu diamalkan demi tegaknya al Haq (kebenaran). Salah satu cara mengamalkan ilmu adalah dengan mengajarkannya pada orang lain sehingga orang lain dapat memahami dan mengamalkan yang kita peroleh. Ilmu itu hendaknya seperti air, ia selalu mengalir dan membersihkan yang kotor serta menyuburkan tanah yang tandus, dengan mengajarkan ilmu diharapkan orang yang diajarkannya dapat menghilangkan sifat-sifat yang buruk dan menumbuhkan siifat-sifat yang baik. Oleh sebab itu belajar dan mengajar dalam ajaran Islam mendapat keutamaan sendiri, tapi bila seseorang tidak memanfaatkan ilmunya untuk kebaikan maka Allah SWT menyediakan siksa untuknya. Nabi Muhammad SAW bersabda ”Seberat-berat siksaan atas manusia pada hari kiamat adalah orang alim (berilmu) yang tidak memanfaatkan/mengamalkan ilmunya” (HR. Thabrani). Karena orang yang tidak memanfaatkan/mengamalkan ilmunya akan diazab Allah SWT, kita juga tidak boleh berpendapat, kalau begitu lebih baik saya tidak mempunyai ilmu saja daripada tidak memanfaatkannya, padahal Allah SWT justru akan mengazab orang yang tidak mau tahu atau tidak menuntut ilmu.
3. Bershodaqoh
Memperbanyak harta merupakan salah satu kesenangan manusia, Allah SWT memmang mempersilahkan manusia untuk mencari harta sebanyak mungkin, tapi dari sekian banyak harta yang didapatkan sebagi muslim kita berkewajiban mengeluarkan sebagian hartanya ZIS (Zakat, Infaq, Shadaqoh) untuk kepentingan Islam serta umatnya. Kesadaran ini harus terus dipupuk karena pembangunan Islam dan umatnya tidak lepas dari keterikatan pada dana yang didapat dari kesadaran bershodaqoh. Oleh sebab itu setiap muslim diwajibkan untuk mewujudkan kesadaran bershodaqoh manakala ingin meraih kehidupan yang bahagia di dunia dan akhirat, tapi bila tetap bermegah-megahan dengan harta dan tidak mau bershodaqoh maka azab Allah SWT akan menimpanya, baca (QS. Al-Humazah 1-7)
4. Anak Shaleh yang Mendo’akan Orang Tuanya
Tiap orang yang menikah pasti menginginkan punya anak dan tiap orang tua yang muslim pasti ingin anaknya menjadi anak yang sholeh, karena itu pagi, siang, sore, dan malam kita selalu berdo’a agar Allah SWT menganugrahi keturunan yang sholeh, namun dalam konsepsi Islam, anak sholeh itu bukan sekedar didambakan dan meraihnya hanya dengan do’a tapi juga hanya dengan do’a tapi juga dengan usaha. Dengan begitu orang tua yang ingin anaknya sholeh seharusnya selain di do’akan juga diberi pendidikan, baik pendidikan umum lebih-lebih pendidikan agama dan yang terutama yaitu pendidikan Akhlaq atau adab sopan santun. Sehingga anak akan sanggup mendo’akan orang tuanya dengan didasari rasa berbakti sang anak kepada orang tua.
Demikianlah keempat perkara atau unsur yang dapat membuat manusia yang sudah meninggal namun bisa mendapatkan pahala yang terus mengalir yaitu yang kita sebut dengan pahala Abadi.
Sumber : Mutiara Da’wah
»»  READMORE...

Selasa, 20 Oktober 2009

Sikap Benar Orang Beriman

Allah SWT berfirman :
”Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. (QS.Al-Ahzab 36)
    Tunduk dan patuh kepada keputusan Allah dan Rasul-Nya. Itulah sikap yang benar bagi orang-orang beriman.
    Al-Ustadz Muhammad Ali As Shaabuuny dalam tafsirnya Shafwatut Tafaasiir Juz 2/484 mengatakan, tidak benar dan tidak layak bagi seorangpun diantara kaum muslim/muslimah, bila Allah dan Rasul-Nya memerintahkannya untuk melaksanakan suatu perkara, dia memiliki alternatif yang lain. Sikap yang benar harus ditempuhnya adalah tunduk dan berserah diri kepada perintah Allah dan Rasul-Nya itu.
    Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya juz 3/97 mengatakan, ayat tersebut bersifat umum untuk seluruh perkara. Yakni apabila Allah da Rasul-Nya memutuskan suatu perkara, maka tidak ada pilihan baginya dan tidak ada pendapat maupun komentar terhadapnya.
    Menurut Imam As Shawi dalam Hashiyah As Shaawy Juz 3/278, disebutnya asma Allah dalam ayat ini sebagai isyarat bahwa keputusan Rasul-Nya adalah keputusan Allah karena Rasulullah itu tidak berbicara dengan hawa nafsunya, melainkan hanya menyampaikan wahyu Allah SWT.
»»  READMORE...
Bidadari Sumber Motivasi


Alkisah sahabat Said bin Amir r.a. sebagaimana para sahabat Rasulullah SAW lainnya berlomba-lomba untuk menginfaqkan hartanya untuk keperluan jihad fisabilillah. Suatu kali istrinya menyayangkan alias merasa berat dengan besarnya infaq yang dikeluarkan suaminya di jalan Allah tersebut.
Maka sahabat Rasulullah SAW. Itu berkata : ”Wahai Istriku, ketahuilah bahwa didalam surga banyak bidadari yang cantik-cantik selain keindahan-keindahan yang mengagumkan. Jika satu saja diantara mereka menampakan wajahnya dimuka bumi ini, niscaya akan menerangi semua yang ada. Sungguh kekuatan cahayanya sama dengan kekuatan cahaya matahari yang digabungkan dengan bulan sekaligus. Maka mengorbankan dirimu untuk mendapatkan mereka tentu lebih wajar dan lebih utama daripada aku mengorbankan mereka demi dirimu”.
Ucapan sahabat Rasulullah SAW. Tersebut untuk memberikan didikan jiwa kepada istrinya bahwa motivasi hidup seorang muslim adalah mendapatkan kebahagiaan akhirat. Seorang muslim semestinya memaksimalkan segala potensinya, baik waktu, tenaga, pikitan, maupun harta benda, untuk mencapai ridha dan janji Allah SWT.
Dan para bidadari nan cantik jelita penghias surga adalah satu janji Allah yang pasti akan diberikan kepada seorang muslim yang diridhai-Nya. Sungguh tepat bila seorang muslim termotivasi oleh bidadari yang dijanjikan Allah SWT kepadanya dalam rangka ridha-Nya, karena mendapatkan ridha Allah adalah perkara yang paling membahagiakannya. Wallahu’alam!.
»»  READMORE...

Menghapus Dosa? Bisakah?

Al Hafidz Ibnu Rajab, semoga Allah merahmatinya, dalam pembukaan kitabnya ”At-Takhwif Minannar” (menumbuhkan rasa takut terhadap api neraka) menyatakan tentang sebab dia mengarang kitab tersebut : ”Supaya atas kehendak Allah menjadi penghalang bagi jiwa dari kesesatan dan kerusakan, serta menjadi pendorong baginya untuk segera menggapai kesuksesan dan petunjuk”.
    Sesungguhnya jiwa-jiwa manusia terutama pada zaman sekarang ini telah diliputi perasaan malas dan santai serta menuruti hawa nafsunya dan dibuai angan-angan kepada Allah. Dan hawa nafsu itu tidak akan meninggalkan hati kecuali dengan dua cara : ” Rasa takut (kepada Allah) dan rindu (kepada-Nya).
    Hadits shahih ini menunjukan pintu-pintu pahala dan amal shaleh beserta keutamaanya, agar Anda dapat bangkit dari kelalaian dan mengusir debu kemalasan serta sikap santai, langkah semakin terdorong untuk mencapai ridho Allah, sehingga Anda akan mendapatkan cinta-Nya dan masuk ke dalam surga-Nya.
    Hadits tersebut juga memuat tentang penghapus-penghapus (kaffarat) kesalahan yang dengannya Allah SWT menghapuskan dosa-dosa, agar diketahui bahwa Allah SWT Maha Belas Kasih, suka memberikan ampunan bagi dosa-dosa hamba-Nya yang lalai, pintu-pintu rahmat-Nya dan ampunan-Nya selalu terbuka untuk mereka, diberikannya seribu satu jalan untuk mereka dan memudahkan jalan untuk bertaubat supaya mereka bersedia untuk kembali (kepada jalan Allah).
    Maka marilah akhi muslim, semoga Allah memberikan taufiq kepada Anda kita mencari ilmu dan beramal shaleh, semoga Anda termasuk orang-orang yang mendapatkan naungan Allah pada hari dimana tidak ada naungan selain naungan-Nya ditempat dimana terdapat orang yang kita cintai Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya.
    Saya mohon kepada Alah SWT Yang Maha Mulia pemilik Arsy yang agung agar mengampuni Anda dan bagi siapa saja yang berperan dalam pekerjaan ini, dan akhir do’a kami adalah : Segala puji bagi Allah Rabb sekalian, agar dosa yang telah kita perbuat dapat diampuni, maka Anda harus mengikuti beberapa kiat berikut ini :
1. Taubat (QS. An-Nur 24:31)
”Sesungguhnya Allah SWT membentangkan tangan-Nya pada waktu malam untuk menerima taubat orang yang berdosa pada waktu siang dan dia membentangkan tangan-Nya pada waktu siang untuk menerima taubat orang yang berdosa pada waktu malam hingga terbitnya matahari dari tempat terbenamnya”, Maksudnya hari kiamat (HR. Muslim).
2. Menuntut Ilmu (QS. Al-Mujadalah 58 : 11)
”Seseorang yang keluar dari rumahnya untuk menuntut ilmu niscaya akan Allah mudahkan baginya jalan menuju surga (Shahih Al-Jami’). Siapa dipagi hari berangkat ke masjid hanya untuk mempelajari kebaikan atau mengajarkan kebaikan, maka baginya bagaikan pahala orang yang melakukan haji dengan sempurna”. (Shahih targhib dan Tarhib).
3. Halaqah Dzikir dan Mengaji
”Suatu kaum yang duduk untuk berdzikir kepada Allah ta’ala lalu mereka berdiri, niscaya akan dikatakan kepada mereka. Berdirilah kalian, sesungguhnya Allah telah mengampuni dosa-dosa kalian, dan kesalahan-kesalahan kalian telah digantikan dengan kebaikan”. (Shahih Al-Jami’).
4. Dzikir (QS. Al-Baqarah 2 : 152)
”Sesungguhnya aku berdasarkan persangkaan hamba-Ku kepada-Ku dan Aku bersamanya saat dia mengingat-Ku, jika dia mengingat-Ku dalam dirinya, maka Akupun akan mengingatnya dalam diri-Ku, dan jika dia mengingat-Ku di hadapan orang-orang, maka Akupun akan mengingatnya di hadapan makhluk-makhluk yang lebih baik dari mereka. Jika mereka mendekati-Ku sejengkal, maka Aku akan mendekatinya sehasta dan jika dia mendekati-Ku sehasta, maka Aku mendekatinya sedepa dan siapa yang mendatangi-Ku dengan berjalan maka Aku mendatanginya dengan berlari”. (HR. Muslim)
5. Berbuat dan Mengajak Kebaikan
”Setiap kebaikan adalah shadaqoh, dan orang yang menunjukan kepada kebaikan bagaikan orang yang melakukannya”. (Shahih Al-Jami’).
6. Keutamaan Berdasarkan di Jalan Allah (QS. Fushshilat 42 : 33).
”Demi Allah, seandainya Allah memberi hidayah kepada seseorang atas perantara kamu maka (ganjarannya) lebih baik bagi kalian mendapatkan seekor onta merah(Onta merah adalah harta benda yang paling tinggi nilainya pada saat itu”. (HR. Muslim)
7. Amar Ma’ruf Nahi Munkar (QS. Al-Imran 3 : 104)
”Sesungguhnya ada dari umatku yang diberikan pahala seperti pahalanya generasi pertama. (hal tersebut karena) mereka mengecah kemunkaran”. (Silsilah Shahihah).
8. Belajar Al-Qur’an, membaca dan menghafalnya
Orang yang membaca Al-Qur’an dan dia pandai membacanya maka (nanti di akhirat akan dikumpulkan) bersama para malaikat yang mulia, sedangkan orang yang membaca Al-Qr’an dan dia terbata-bata karenanya serta kesusahan maka baginya dua pahala” (Muttafaq Alaih).
9. Belajar Al-Qur’an di Masjid
Tidak berkumpul suatu kaum di salah satu rumah Allah yang didalamnya mereka membaca Al-Qur’an dan mempelajarinya diantara mereka, kecuali akan diturunkan kepada mereka ketenangan, dicurahkan rahmat dan dikelilingi oleh para malaikat serta Allah sebut-sebut mereka pada (makhluk) yang ada disisi-Nya”. (HR. Muslim).
10. Memberi Salam
”Tidak akan masuk surga kecuali kalian beriman, dan tidak beriman sebelum kalian saling mencintai, sebarkanlah salam diantara kalian”. (HR. Muslim).
11. Berjabat Tangan
”Siapa saja di antara dua orang muslim yang berjumpa, kemudian salah satu diantara keduanya mengambil tangan sahabatnya untuk berjabat tangan dan mereka memuji Allah semuanya, (maka jika mereka) berpisah tidak ada dosa diantara mereka berdua”. (Shahih Al-Jami’).
12. Cinta Karena Allah
”Layak untuk mendapatkan cinta-Ku bagi orang yang saling mencintai karena-Ku. Orang yang saling mencintai karena-Ku (dihari kiamat) akan ditempatkan di menara dari cahaya, tempat yang diingini oleh para Nabi, orang-orang yang benar dan para syuhada’ (Shahih Jami’).
13. Mengunjungi Saudara (Rekan) yang sakit
”Siapa yang mengunjungi orang yang sakit atau mengunjungi saudaranya karena Allah SWT maka akan ada yang memanggilnya : ”Kebaikan buatmu di surga”. (Shahih Bukhari).
14. Membantu dan memenuhi Kebutuhan Orang Lain
”Siapa yang memenuhi kebutuhan saudaranya, niscaya Allah akan memenuhi kebutuhannya”. (Shahih Al-Jami’)
15. Membahagiakan Orang Beriman
Sebaik-baik amalan adalah mendatangkan kesenangan terhadap saudaramu yang beriman, melunaskan hutangnya dan memberinya makan dengan sekerat roti”. (Shahih Jami’).

Jika kelima belas amalan ini dikerjakan niscaya dosa-dosa yang telah kita lakukan diampuni Allah dan ditambah amalan yang lainnya seperti : Akhlak yang baik, Meningkirkan Gangguan di jalan, Menanam tumbuh-tumbuhan, Jujur, Penyayang, Menahan Amarah, Bertaqwa, Tawadhu karena Allah SWT, Sabar, Zuhud terhadap Dunia, Berbakti kepada Orang tua.
Akhi Muslim.... marilah kita berkosentrasi pada amalan-amalan fardiyah tadi yang berfungsi sebagai penghapus (kaffarat) kesalahan yang dengannya Allah SWT menghapus dosa-dosa. Ingatlah bahwa Allah Maha Belas Kasih, suka memberikan ampunan bagi dosa-dosa hamba-nya yang lalai.
»»  READMORE...

Komentar Terbaru